Dituding Terlibat Penyadapan Presiden, Bahlil Siapkan Somasi 3×24 Jam

oleh -44 views
Foto Bahli Lahadalia bersama Jokowi. (Foto: Net)

BeritaObserver.Com, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, membantah keras isu yang mengaitkan dirinya dengan dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto.

Bahlil juga menyatakan siap melayangkan somasi kepada pihak-pihak yang mencatut namanya dalam pusaran isu tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Bahlil saat memberikan keterangan pers usai melantik pengurus dan membuka rapat kerja DPD Partai Golkar di Kota Ambon, Maluku, Sabtu (7/11/2026).

“Terkait proses penyadapan ke kepala negara dan beberapa pihak, kami meminta pada kepolisian untuk mengusut tuntas hal tersebut. Berkaitan dengan hal itu, saya juga disadap,” ujar Bahlil di Ambon, Sabtu, 7 November 2026 dikutip melalui Antara.

Klarifikasi ini disampaikan Bahlil untuk menanggapi maraknya isu serta spekulasi yang beredar di media sosial. Sorotan tersebut dipicu oleh narasi yang digulirkan oleh salah seorang pengamat intelijen mengenai keberadaan seorang ketua umum partai politik di kawasan Widya Chandra, beberapa jam sebelum Bareskrim Polri menangkap tersangka kasus penyadapan.

Isu tersebut lantas dikaitkan dengan dirinya lantaran Bahlil menjabat sebagai ketua umum partai politik yang berada di dalam lingkaran kekuasaan istana.

Bahlil mengaku membaca grup-grup WhatsApp pada pagi hari dan mendapati isu yang beredar mengarah kepadanya.

“Tadi pagi saya baca grup-grup WhatsApp menyatakan hal itu mengarah ke saya. Itu tuduhan yang tidak benar dan tidak berdasar,” ujarnya.

Bahlil memberi tenggat waktu 3×24 jam bagi para penuduh untuk segera melakukan klarifikasi terbuka sebelum somasi resmi dikirimkan.

“Saya minta kepada pihak yang menggulirkan isu itu, jangan asal bicara dan saya minta polisi usut tuntas. Kepada beberapa orang yang sudah mencatut nama saya, saya akan memberikan somasi 3×24 jam terhitung sejak hari ini. Kalau tidak mengklarifikasinya, saya akan melakukan proses hukum,” ujar Bahlil.

Ia juga menyinggung seorang figur senior yang dinilainya aktif menyebarkan asumsi tanpa bukti di saluran siniar atau podcast.

“Ada senior saya juga, senior saya yang merasa paling pintar bicara, sering pakai kacamata orangnya, di podcast, Saya bilang, kalau memang itu dinyatakan bahwa diduga saya, buktikan. Kalau tidak, saya akan somasi, saya akan proses secara hukum. Karena ini berbahaya,” kata Bahlil.

Bahlil menegaskan, tuduhan tanpa dasar hukum bukan hanya merugikan nama baiknya, tetapi juga berbahaya bagi stabilitas publik.

“Menurut saya tuduhan ini sama kuatnya dengan melakukan penyadapan,” ujarnya.

Golkar Dukung Polisi Usut Tuntas

Dalam kesempatan yang sama, Bahlil menegaskan Partai Golkar mendukung penuh aparat penegak hukum untuk menuntaskan persoalan penyadapan secara transparan.

“Kita Partai Golkar mendukung secara penuh aparat penegak hukum dalam menuntaskan persoalan-persoalan yang terjadi terkait dengan penyadapan. Kita mendukung penuh, diusut tuntas dan dilakukan secara transparan,” kata Bahlil.

Ia juga mempertanyakan asal-usul informasi mengenai pertemuan seorang ketua umum partai dengan sejumlah jenderal sebelum mereka ditangkap.

“Tiba-tiba ada satu cerita ngarang dari mana saya tidak tahu, yang mengatakan bahwa tiga jam sebelum para jenderal itu ditangkap, katanya ada ketua umum partai rapat dengan mereka,” kata Bahlil.

“Bagaimana mungkin saya bisa ikut mengatur penyadapan, sementara saya sendiri disadap? Kiranya tertib berpikir, kreatif berpikir,” ujar Bahlil dengan tegas. (Ainur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *