Jejak Prestasi Jaksa Yuliana Sagala: Selamatkan Uang Negara Rp7 Miliar hingga Kampanyekan Anti-perundungan

oleh -141 views
Mengenang Sosok jaksa Yuliana Sagala berpose di atas motor vespa. Banyak prestasi yang ditorehnya. (Foto: Instagram/yulianasagala)

BeritaObserver.Com, Jakarta – Sosoknya dikenal modis, tegas, dan berintegritas. Di Korps Adhyaksa, ia disapa dengan penuh hormat sebagai Boru Sagala. Dialah almarhumah Yuliana Sagala, jaksa perempuan berdarah Batak kelahiran 28 Juli 1976 yang kariernya melesat karena prestasi, bukan sensasi.

Julukan “Jaksa Cantik” atau “Jaksa Gaul” yang disematkan media dan koleganya bukan tanpa alasan. Di balik penampilannya yang stylish, almarhumah adalah alumnus Fakultas Hukum Universitas Trisakti yang punya taring tajam dalam memburu koruptor.

Prestasinya paling bersinar saat dipercaya menjadi Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lampung Utara. Dalam waktu yang sangat singkat, hanya 9 bulan, ia berhasil melakukan gebrakan luar biasa dengan memulihkan keuangan negara hingga Rp5,9 miliar dari kasus-kasus korupsi.

Capaian itu bukan angka di atas kertas. Berkat kepemimpinannya, Kejari Lampung Utara yang ia pimpin berhasil menyabet dua penghargaan bergengsi sekaligus dari Kemenpan RB: Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Sebuah prestasi yang sulit diraih banyak Kajari lain.

Tak berhenti di sana, saat memimpin Kejari Denpasar, Bali pada periode Juli 2021 – Juli 2022, ia kembali menunjukkan tajinya. Dalam setahun, ia dan jajarannya sukses menyelamatkan uang negara senilai Rp1,24 miliar dari hasil eksekusi kasus korupsi. Total lebih dari Rp7 miliar lebih uang negara yang ia selamatkan di dua daerah berbeda.

Namun, Yuliana Sagala bukan jaksa yang hanya garang di ruang sidang. Hatinya lembut untuk generasi muda. Di Bali, ia mempelopori program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) dengan pendekatan yang berbeda.

Ia tidak hanya bicara soal pasal dan hukuman, tapi ia datang membawa kampanye anti-perundungan (anti-bullying). Ia ingin jaksa hadir sebagai sahabat pelajar, mencegah kekerasan di sekolah sebelum terjadi.

Kariernya yang cemerlang adalah buah dari integritas itu. Lulusan S-1 Trisakti dan S-2 Magister Hukum ini menapaki tangga demi tangga dengan gemilang: dari Kajari Lampung Utara, Kepala Tata Usaha Sekretariat JAM Intel Kejagung RI, Kajari Denpasar, Asisten Pembinaan Kejati DKI Jakarta tahun 2023, hingga Koordinator JAM Intel Kejagung RI tahun 2024.

Puncaknya, ia dipercaya masuk jajaran pimpinan tinggi sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Banten tahun 2024, dan terakhir sebagai Wakajati Kepulauan Bangka Belitung periode 2025-2026. (Ainur/Ren)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *