Adik Prabowo, Hashim Djojohadikusumo Bantah Janjikan HP Gratis, Ngaku Pernyataannya Dipelintir

oleh -83 views
Utusan Khusus Presiden RI untuk Perubahan Iklim, Hasyim Joyohadikusumo (Foto: Dok. ISF)

BeritaObserver.Com, Jakarta – Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi yang juga Ketua Dewan Penasihat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Hashim Djojohadikusumo, meluruskan isu liar terkait wacana pembagian ponsel gratis kepada masyarakat.

Hashim menegaskan, dirinya tidak pernah menjanjikan program HP gratis. Ia menilai pernyataan yang disampaikan dalam forum sebelumnya telah di-framing dan dipelintir di media sosial.

“Sudah diputuskan bahwa setiap warga di umur 17 tahun akan diberikan rekening bank gratis, bukan HP gratis. Saya dikutip bahwa setiap warga akan dapat HP gratis, bukan, hati-hati dengan media sosial. Media hati-hati, tolong ya jangan pernyataan saya di-framing atau dipelintir,” tegas Hashim dalam agenda Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kadin Indonesia di Hotel Borobudur, Jakarta, dikutip pada Kamis (30/10/2026).

Menurut adik Presiden Prabowo Subianto itu, program yang resmi diputuskan pemerintah adalah pembukaan rekening bank gratis bagi warga berusia 17 tahun ke atas, bukan pembagian perangkat telepon seluler.

Klarifikasi itu sekaligus membantah pernyataan Hashim sendiri dalam Prasasti Indonesia Policy Forum 2026 di The Ritz-Carlton Jakarta, Selasa (13/10/2026) lalu. Dalam forum tersebut, Hashim sempat menyebut pemerintah akan memberikan HP dengan rekening digital.

“Setiap warga negara akan diberikan ponsel yang dilengkapi dengan rekening digital, seluruh dana akan tersedia di sana dan dikirimkan ke rekening masing-masing individu,” kata Hashim kala itu.

Ia menjelaskan, mekanisme digital itu dimaksudkan agar penyaluran bantuan sosial (bansos) dan bantuan langsung tunai (BLT) tidak lagi berbentuk tunai, melainkan dikirim langsung oleh Kementerian Keuangan ke rekening digital masing-masing penerima.

Namun, pernyataan itu dibantah oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Airlangga menegaskan pemerintah tidak pernah membahas pembagian HP gratis.

“Nggak. Memang nggak pernah kita bahas (pembagian) HP itu,” ujar Airlangga di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Airlangga mengaku sudah berkomunikasi langsung dengan Hashim untuk meluruskan maksud pernyataan tersebut.

“Kalau saya sudah bicara Pak Hashim, nggak bicara begitu, maksudnya bukan itu,” kata Airlangga.

Pemerintah sendiri saat ini menyiapkan program Satu Orang Satu Rekening dengan anggaran Rp1,28 triliun. Program ini menyasar sekitar 25 juta warga dari kelompok desil 1 hingga 4 yang belum memiliki akses perbankan, dengan setoran awal Rp50.000 per penerima. Bank yang ditunjuk yakni BRI dan Bank Syariah Indonesia (BSI).

Hashim menyebut, dari data Bank Dunia, sekitar 30 persen penduduk Indonesia atau sekitar 60 juta orang dewasa belum memiliki rekening bank, sehingga 35 persen aktivitas ekonomi tidak tercatat.

“Jangan sampai bansos sampai ke tangan seorang Dirjen atau Kepala Bareskrim atau anggota kita semua yang tidak perlu bansos,” pungkas Hashim. (Ainur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *