Pasukan Pamtas RI-PNG Dan Siswa SD Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

0
191

JAKARTA (BOS)–Guna menghormati jasa-jasa para pahlawan yang gugur dalam mempertahankan Pancasila, personel Pos Bupul 13 Satuan Tugas Penjaga Perbatasan Republik Indonesia-Papau Nugini Yonif Mekanis Raider 411atau Pandawa Kostrad bersama para Dewan Guru dan siswa-siswi SD Inpres Bupul 13 menghadiri upacara memperingati Hari Kesaktian Pancasila, Selasa (01/10) kemarin.

“Momentum Hari Kesaktian Pancasila merupakan sejarah penting bangsa Indonesia untuk mengenang jasa-jasa para Pahlawan korban penghianatan G30/S PKI serta menanamkan rasa jiwa nasionalisme kepada anak-anak, khususnya daerah perbatasan serta mengingatkan tentang pentingnya Pancasila untuk bangsa Indonesia,” kata Inspektur Upacara Komandan Pos Bupul 13 Letda Inf Yusri Khoirudin, Rabu (02/10).

Letda Inf Yusri Khoirudin, menegaskan upacara peringatan hari Kesaktian Pancasila tersebut diikuti para Dewan Guru dan siswa-siswi SD Inpres Bupul 13 dengan jumlah seluruhnya 33 orang.

Letda Inf Yusri juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta upacara karena telah melaksanakan upacara dengan berjalan lancar dan penuh khidmat, meskipun upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini adalah pertama kalinya dilaksanakan oleh siswa-siswi SD Inpres Bupul 13.

“Ini adalah wujud tekad kita semua bahwa yang tinggal di wilayah perbatasan sampai kapanpun akan selalu mengenang para Pahlawan Revolusi dan mempertahankan serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan NKRI, serta menanamkan jiwa nasionalisme kepada para generasi penerus bangsa khususnya di daerah perbatasan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SD Inpres Bupul 13 Ibu Ona Bernandus, S. Pd.K., menyampaikan ucapkan sangat berterimakasih kepada Pos Bupul 13 Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad yang telah menyelenggarakan upacara Hari Kesaktian Pancasila di sekolahnya.

“Mudahan-mudahan dengan dilaksanakannya upacara pada hari ini semakin meningkatkan jiwa nasionlisme para siswa, memberikan pengetahuan dan pengalaman baru untuk dapat secara rutin melaksanakan upacara hari Senin dan hari-hari nasional lainnya,”pungkasnya (REN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here