5 Alasan IPW Minta Pemerintah Tetap Menggelar Pilkada Serentak

0
105

JAKARTA (BOS)–Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) diseluruh Indonesia kini tinggal menghitung hari saja. Tepatnya, tanggal 9 Desember 2020, pesta demokrasi rakyat 5 tahunan itu bakalan digelar serentak.

Timbul desakan atau permintaan dari pihak tertentu, jika pilkada serentak itu tetap digelar, bisa berdampak meningkatkan jumlah orang yang tertular virus Covid 19 yang saat ini sedang melanda diberbagai daerah.

Menyingkapi hal tersebut, presidium Ind Police Watch (IPW), Neta S Pane meminta pemerintah tetap menggelar pilkada serentak tersebut.

“Tidak ada alasan untuk menunda Pilkada 2020,”kata Neta S Pane dalam siaran pers yang diterima, Selasa (01/12).

Neta beralasan ada lima alasan kenapa Pilkada 2020 tidak perlu ditunda. Pertama, tidak ada jaminan kapan pandemi Covid 19 berakhir. Kedua, situasi keamanan di berbagai daerah, terutama yang melaksanakan pilkada sangat kondusif.

“Ketiga, tidak akan terjadi kerumunan massa yang mengkhawatirkan karena pengaturan jam kedatangan para pencoblos sangat ketat,”ujar Neta.

Point yang keempat, sambungnya, kekhawatiran munculnya klaster baru diperkirakan tidak akan terjadi, mengingat para pemilih adalah warga sekitar, dengan tingkat partisipasi 60 hingga 70 persen, sementara para saksi yang hadir akan mengikuti protokol kesehatan secara ketat.

“Kelima, pilkada serentak juga akan membuat perekonomian di daerah menggeliat. Sebab sedikitnya ada sekitar Rp 20 triliun dana berputar, mulai dari dana politik para calon kepala daerah hingga dana APBD dan APBN yang dikucurkan pemerintah,”tegas Neta

Selain itu, lanjutnya, anggaran Pilkada 2020 yang semula disiapkan pemerintah sebanyak Rp 15,23 triliun, sudah mendapat tambahan anggaran APBN sebanyak Rp 4,77 triliun, sehingga totalnya Rp 20,4 triliun. Penambahan itu untuk membiayai anggaran protokol kesehatan pada saat Pilkada dilakukan. Jumlah ini masih ditambah lagi dengan dana dari biaya politik para seluruh calon yang diperkirakan lebih dari Rp 5 triliun.

“Sebab itulah IPW menilai tidak ada alasan untuk menunda Pilkada 2020,”pungkasnya.

Seperti diketahui, Pilkada serentak akan digelar tanggal 09 Desember 2020, presiden Joko Widodo pun telah memerintahkan jajaran terkait untuk libur nasional guna memberikan kesempatan setiap warga daerah mengikuti pemilihan yang berlangsung secara Langsung Umum Bebas Dan Rahasia (BAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here