Ketua PGI Himbau Umat Tidak Menshare Vidio Ledakan Bunuh Diri Di Gereja Katedral Makasar

0
124

JAKARTA (BOS)–Ledakan bom bunuh diri yang terjadi disaat umat kristiani Makasar, Sulawesi Selatan merayakan peringatan ibadah Palmarum di gereja Katedral, menimbulkan korban jiwa bagi kedua terduga pelaku yang tewas mengenaskan dengan tubuh yang tercerai berai.

Selain kedua terduga pelaku, aksi biadab yang terjadi dihalamam gereja Katedral Makasar, Sulawesi Selatan, pada Mingggu (28/03) sekitar pukul 10.28 WITA, menyebabkan puluhan orang yang sebagian besar jemaat yang berada di gereja tersebut mengalami luka berat dan ringan.

Menyingkapi peristiwa biadab tersebut, Ketua Persekutuan Gereja Indonesia (PGI), Pdt Gomar Gultom menghimbau umat kristen tetap tenang, tidak terprovokasi dan tidak memposting gambar atau video tentang peristiwa aksi yang diduga bom bunuh diri di media massa (Medsos).

“Saya mengimbau seluruh umat untuk tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya penanganan masalah ini kepada aparat terkait. Saya menyerukan seluruh umat untuk tidak takut dan resah, tapi tetap waspada. Saya juga mengimau agar tak ada di antara kita yang memposting gambar atau video tentang persitiwa ini yang justru dapat menimbulkan keresahan masyarakat,”kata Ketua PGI,Pdt Gomar Gultom dalam siaran presnya yang diterima kemarin.

Selain menghimbau agar semua umat tidak terprovokasi dan tidak menyebarkan vidio bom bunuh diri tersebut, Pdt GHomar Gultom menyampaikan dukacita mendalam atas ledakan bom yang terjadi di depan Katedral Makassar, Minggu (28/3), pagi ini, terutama dengan adanya korban luka. Peristiwa naas ini menambah daftar panjang aksi kekerasan dan teror yang terjadi di nusantara.

Pria yang dekat dengan wartawan ini menyakini aparat penegak hukum mampu mengusut tuntas kasus terkutuk ini.

“Saya percaya penuh, aparat kita mampu mengusut tuntas kasus ini dan dapat menciptakan suasana aman dan nyaman bagi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Makassar,”tegasnya.

Terkait aksi biadab yang dilakukan disaat umat kristen merayakan ibadah Palmarum, Pdt Gomar Gultom sangat menyayangkan peristiwa itu terjadi.

“Perayaan Palmarum yang merujuk pada peristiwa masuknya Yesus ke Jerusalem dengan mengendarai keledai betina. Lewat ini Yesus sedang membangun persepsi tentang diriNya sebagai Mesias, Raja Damai yang lemah lembut, rendah hati dan menghadirkan kehidupan. Dia tidak datang dengan kekuasaan, kekuatan, apalagi kekerasan untuk berperang dan menghancurkan kehidupan<“jelasnya

“Dalam semangat kelembutan seperti itulah saya mengajak umat Kristen menghadapi peristiwa ini, seraya berdoa bagi kedamaian masyarakat kita,”pungkasnya

Seperti diketahui beradasarkan keterangan Kepala Devisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri, Irjen Pol Argo Yuwono, aksi bom bunuh diri yang diduga dilakukan dua orang pelaku.

“Ada dua orang yang berboncengan menggunakan kendaraan roda dua, jenis sepeda motor matik, pelat nopolnya DD 5984 MD. Yang diduga dinaiki oleh dua orang yang kemudian terjadi ledakan di depan pintu gerbang gereja Katedral Makassar,”katanya dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Minggu.

Selain menewaskan dua terduga pelaku, puluhan orang menjadi korban akibat ledakan bom bunuh diri yang dilakukan kedua terduga pelaku yang disinyalir anggota JAD (ANT)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here