Korp Adhyaksa Kembali Kehilangan Putra Terbaiknya, Eks Jamintel

oleh -3,400 views

Beritaobserver.Com–Korp Adhyaksa kembali kehilangan putra terbaiknya mantan Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung, Wisnu Subroto meninggal dunia diusia ke 72 tahun, Minggu (18/07) pukul 19.00 WIB.

Kabar dukacita disampaikan Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak, dalam keterangan press yang diterima, Minggu (18/07)

“Inna lillahi wa inna illahi rojiun, telah berpulang ke rahmatullah Mantan Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung Bapak Wisnu Subroto, SH. hari ini Minggu 18 Juli 2021 pukul 19:00 WIB dalam usia 72 (tujuh puluh dua) tahun,”kata Leonard Eben Ezer Simanjuntak.

Kapuspenkum Kejagung mengungkapkan almarhum meninggalkan seorang istri yang bernama Ny. Riswitha Boer dan 2 orang anak (putra dan putri).

Sebelum dimakamkan jenazah almarhum disemayamkan di Banteng Raya 012 Perum Banteng Baru Sinduharjo Ngaglik Sleman Yogya.

Kapuspenkum yang akrab dipanggil Leo menambahkan Jaksa Agung Republik Indonesia Dr. Burhanuddin, SH. MH beserta jajaran seluruh Indonesia mendoakan semoga Mantan Jaksa Agung Muda Intelijen. almarhum Bapak Wisnu Subroto, SH.

“Semoga almarhum saat meninggal dunia dalam keadaan husnul khotimah aamiin yaa robbalalamiin,”pungkasnya Leo

Sebelum menjadi Jaksa Agung Muda Intelijen periode 2007-2009, almarhum Bapak Wisnu Subroto SH. mengawali kariernya sebagai:

Kasi Ekonomi pada Bidang Intelijen Kejaksaan Tinggi Timor Timur di Dili (tahun 1979)

Kasi Operasi pada Kejaksaan Negeri Sleman (tahun 1981)
Kasi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Amlapura (tahun 1986)

Jaksa Fungsional pada Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah (tahun 1988)
Kasi Khusus Bidang Intelijen Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (tahun 1990)

Kasi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Surabaya (tahun 1991)

Kepala Kejaksaan Negeri Bangkalan (tahun 1994)

Asisten Tindak Pidana Umum Kejaksaan Tinggi Bali (tahun 1995)

Kepala Kejaksaan Negeri Surakarta (tahun 1996)

Kepala Kejaksaan Negeri Bandung (tahun 1997)

Asisten Tindak Pidana Khusus pada Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (tahun 1999)

Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur (tahun 2000)

Jaksa Fungsional pada Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (tahun 2001)

Staf Khusus Jaksa Agung RI (tahun 2002)

Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung (tahun 2003).

Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (tahun 2005)

Staf Ahli pada Kejaksaan Agung (tahun 2005)

Inspektur Keuangan Perlengkapan dan Proyek Pembangunan pada Jaksa Agung Muda Pengawasan (tahun 2005)

Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan pada Kejaksaan Agung (tahun 2006)

Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung (24 Juli 2007-31 Juli 2009)

Selain itu, sela ma mengabdi di Kejaksaan RI, almarhum mendapatkan piagam dan tanda kehormatan serta penghargaan antara lain :

Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya (10 tahun)

Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya (20 tahun)

Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya (30 tahun)

Perlu diketahui beberapa bulan sebelumnya Kejaksaan juga kehilangan putra terbaiknya, mantan Jaksa Agung Basrief Arief. Almarhum  dikebumikan di Taman Pemakaman Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan (REN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *