Kejati Kalbar Ringkus Marolop Sijabat Terpidana Korupsi Peningkatan Jalan

oleh -42 views

Beritaobserver.Com–Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat berhasil mengamankan Direktur PT. Tani Tirta, Drs Marolop Sijabat, terpidana kasus Korupsi Peningkatan Jalan Simpang Empat Sungai Raya Dalam–Desa Pasar Punggur Kec. Sungai Raya, Kab. Pontianak Tahun Anggaran 2007.

“Drs Marolop Sijabat diamankan di Jalan Sungai Raya Dalam, Desa Punggur Kecil, Kecamatan Sei Kakap, Kubu Raya,”kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum Kejagung), Leornad Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Selasa (21/12).

Kapuspenkum Kejagung menjelaskan dalam kasus ini terpidana Marolop menjabat selaku Direktur PT. Tani Tirta bertindak sebagai kontraktor pekerjaan Peningkatan Jalan Simpang Empat Sungai Raya Dalam – Desa Pasar Punggur Kec. Sungai Raya, Kab. Pontianak Tahun Anggaran 2007.

“Dimana dalam melaksanakan pekerjaannya Terpidana tidak melaksanakan pekerjaan sesuai item-item dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebagaimana dalam kontrak kerja tetapi dalam laporan kemajuan pekerjaan dibuat 100% sesuai RAB, dan akibat perbuatan Terpidana mengakibatkan kerugian keuangan Negara sebesar Rp 312.488.497,20,”beber Kapuspenkum Kejagung yang akrab disapa Leo.

Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor: 1443 K/Pid.Sus/2010 tanggal 2 November 2010, sambung Leo, Marolop dinyatakan bersalah melakukan korupsi sebagaimana ketentuan Pasal 3 jo Pasal 18 Undang – Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagimana telah diubah dengan Undang – Undang nomor 20 Tahun 2001.

“Dalam persidangan yang bersangkutan dijatuhi hukuman pidana penjara selama 1 tahun dan denda sebesar Rp.50.000.000,- subsidair 3 bulan kurungan, serta uang pengganti kerugian negara sebesar Rp. 312.488.497,20 subsidair 1 tahun penjara,”tegas Leo

Namun sebelum dijebloskan ke penjara, lanjut Leo, kejaksaan melayangkan surat pangggilan. Faktanya Marolop tidak datang memenuhi panggilan.Oleh karenanya, nama Marolop dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO)

“Terpidana diserahkan pada pihak Kejaksaan Negeri Mempawah untuk dieksekusi ke Lembaga Pemasyarakatan Kota Pontianak, Kalimatan Barat,”pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *