Heli Mi-17 TNI AD Jatuh saat Water Bombing Padamkan Karhutla, 1 Prajurit Gugur

oleh -72 views
Helikopter Mi-17V5 milik TNI Angkatan Darat. (Foto: Dispenad)

BeritaObserver.Com, Seruyan – Duka menyelimuti operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan Tengah. Helikopter Mi-17V5 milik TNI Angkatan Darat yang tengah menjalankan misi water bombing mengalami kecelakaan di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Rabu (4/11/2026) pukul 11.18 WIB.

TNI AD bergerak cepat. Begitu kecelakaan terjadi, tim gabungan langsung dikerahkan melalui jalur udara dan laut untuk mengevakuasi delapan personel kru heli. Penyelamatan diprioritaskan agar seluruh kru mendapat pertolongan secepat mungkin.

Hingga berita ini diturunkan, satu orang kru dinyatakan meninggal dunia. Jenazahnya telah dievakuasi ke RS Kuala Pembuang.

Lima orang kru lainnya ditemukan dalam kondisi selamat dan kini tengah menjalani perawatan intensif di RS yang sama.

Sementara dua kru lainnya masih dalam proses evakuasi oleh tim gabungan di lokasi kejadian.

Kronologi Kecelakaan

Sebelum kecelakaan, Helikopter Mi-17V5 lepas landas dari Kuala Pembuang pukul 09.55 WIB menuju Telaga Pulang untuk melaksanakan misi pemadaman Karhutla di wilayah Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP).

Kecelakaan terjadi saat helikopter melakukan pengambilan air laut untuk water bombing.

Peristiwa ini merupakan kecelakaan kerja saat pelaksanaan tugas operasi. Penyebab kecelakaan masih dalam proses penyelidikan.

TNI AD menegaskan masih terus mengupayakan evakuasi dan memprioritaskan penanganan medis bagi kru yang berhasil diselamatkan.

“Kami terus upayakan evakuasi dan prioritaskan penanganan medis bagi kru yang telah berhasil diselamatkan,” kata Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono dalam keterangan resminya. (Ainur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *