IPR: 2 Tahun Prabowo, Stabilitas Politik Terjaga Jadi Modal Pembangunan, Bukan Anti Kritik

oleh -55 views
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Setneg.go.id)

BeritaObserver.Com, Jakarta–Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Iwan Setiawan menilai stabilitas politik selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menjadi modal penting bagi keberlanjutan pembangunan dan agenda prioritas pemerintah.

Menurut Iwan, di tengah dinamika, perbedaan pandangan, dan kritik terhadap kebijakan, kehidupan politik nasional relatif terjaga dalam koridor konstitusi dan mekanisme demokrasi.

“Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo menunjukkan bahwa stabilitas politik merupakan faktor penting untuk menjaga kesinambungan pembangunan. Pemerintah dapat menjalankan agenda-agenda prioritasnya, sementara masyarakat, partai politik, parlemen, dan kelompok kritis tetap memiliki ruang untuk menyampaikan pandangan serta melakukan pengawasan,” ujar Iwan, Minggu (25/10/2026).

Iwan menegaskan, stabilitas politik tidak berarti hilangnya kritik. Justru dalam sistem demokrasi, perbedaan adalah hal yang wajar. Yang terpenting bagaimana mengelola perbedaan melalui dialog dan mekanisme kelembagaan.

Ia menyebut dukungan politik yang kuat di parlemen memberikan ruang bagi pemerintah menjalankan program strategis. Namun harus diimbangi fungsi pengawasan DPR agar kebijakan efektif, transparan dan berpihak kepada rakyat.

Lebih lanjut, Iwan menekankan stabilitas baru bermakna jika berdampak pada kesejahteraan. Tidak cukup hanya hubungan antar-elite kondusif, tapi harus dirasakan masyarakat lewat pelayanan publik yang baik, harga pokok terkendali, lapangan kerja luas, dan program tepat sasaran.

“Rakyat tentu berharap situasi politik yang stabil dapat menjadi energi untuk mempercepat pembangunan. Jangan sampai elite politik sibuk dengan pertarungan kekuasaan, sementara persoalan ekonomi dan kebutuhan dasar masyarakat terabaikan,” katanya.

IPR berharap memasuki tahun ketiga, Presiden Prabowo dapat terus menjaga stabilitas nasional dan memastikan seluruh proses politik bermuara pada kepentingan rakyat. (Ainur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *