TENANG MENANGKAN PERSEPSI
Jamiluddin mengingatkan bahwa penampilan Jokowi dalam persidangan tidak serta-merta mengubah pandangan seluruh masyarakat.
“Bila sikap awal publik terhadap Jokowi positif, maka komunikasi yang dibangun Jokowi selama di persidangan akan dapat mempengaruhi persepsi publik yang juga positif. Sebaliknya, bila sikap awal publik terhadap Jokowi sudah negatif, maka apa pun komunikasi yang dibangun Jokowi di persidangan akan melahirkan persepsi yang juga negatif,” kata Jamiluddin.
Artinya, ketenangan Jokowi bisa menguatkan yang sudah percaya, tapi sulit membalikkan yang sudah terlanjur tidak percaya.
Sebelumnya, Jokowi memperlihatkan empat dokumen ijazah miliknya, dari jenjang SD, SMP, SMA, hingga S1 Fakultas Kehutanan UGM, di hadapan majelis hakim, jaksa penuntut umum, dan pihak terdakwa dalam perkara dugaan pencemaran nama baik ijazah palsu.
Jokowi menjalani persidangan panjang, mulai pukul 09.00 hingga sekitar 22.30 WIB.
Di sisi lain, terdakwa Roy Suryo tetap bersikukuh ijazah itu palsu dan menyebut akan menjelaskan alasannya saat gilirannya di pengadilan. (Ainur)





