Elektabilitas Golkar Meledak Tembus Dua Digit, AMPG Sebut Bukti Soliditas di Bawah Komando Bahlil

oleh -36 views
Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. (Foto: Partai Golkar).

BeritaObserver.Com, Jakarta –Efek kepemimpinan Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Umum Partai Golkar mulai terlihat nyata. Istilah “Bahlil Effect” kini menjadi pembahasan setelah elektabilitas Partai Beringin berhasil menembus angka dua digit di dua lembaga survei nasional sekaligus.

Data terbaru menunjukkan Golkar tak lagi berkutat di papan tengah, melainkan kembali ke papan atas, bersaing ketat dengan Gerindra dan PDIP.

Survei Voxpol Center yang dirilis Kamis (22/10/2026) mencatat elektabilitas Partai Golkar bertengger di angka 11,7 persen. Angka ini menempatkan Golkar di posisi tiga besar, di bawah Gerindra 21,1 persen dan PDIP 16,1 persen.

Tren positif itu dipertegas oleh survei Indonesia Political Opinion (IPO) yang diumumkan Sabtu (24/10/2026). Dalam survei dengan 1.200 responden dan margin of error 2,9 persen yang dilakukan pada 12–21 Oktober 2026 itu, Golkar meraih 10,7 persen, menempati posisi ketiga di bawah Gerindra 23,1 persen dan PDIP 11,6 persen.

Lonjakan elektabilitas ini langsung dikaitkan dengan Bahlil Effect.

Ketua Umum Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Said Aldi Al Idrus menilai capaian dua digit ini mencerminkan soliditas kader di bawah komando Bahlil Lahadalia.

Menurut Said, kuncinya adalah meningkatnya aktivitas kader di berbagai tingkatan yang terus didorong oleh Bahlil. Seluruh organisasi yang mendirikan dan didirikan Partai Golkar, termasuk organisasi sayap, semuanya bergerak untuk kepentingan rakyat.

“Kalau kita melihat kondisi sekarang, kader-kader Partai Golkar memang semakin agresif bergerak, mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga DPP. Seluruh organisasi yang mendirikan dan didirikan Partai Golkar, termasuk organisasi sayap, semuanya bergerak untuk kepentingan rakyat,” ujar Said Aldi, dikutip Rabu (28/10/2026).

Ia menegaskan Bahlil secara konsisten menginstruksikan kader untuk mengedepankan kerja nyata dan kepedulian sosial, bukan sekadar politik pencitraan. Mulai dari distribusi bantuan bencana, perbaikan fasilitas ibadah, hingga merangkul pemilih muda lewat Akademi AMPG dan turnamen olahraga.

Efeknya, Bahlil Effect tidak hanya mendongkrak angka survei, tetapi juga memantik target besar. Golkar kini berani mematok target penambahan kursi DPR RI pada Pemilu 2029 melebihi capaian 102 kursi hasil Pemilu 2024.

“Di bawah kepemimpinan Bapak Bahlil Lahadalia, kita ingin meningkatkan jumlah kursi di DPR. Jadi, hasil survei ini menjadi motivasi kami semua,” tegas Said.

Said mengingatkan hasil survei bukan untuk berpuas diri. Menurutnya, hasil dua digit ini justru menjadi amunisi untuk terus memperkuat kerja-kerja sosial dan konsolidasi partai hingga ke akar rumput demi menjaga momentum Bahlil Effect hingga 2029. (Ainur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *